RENJANA

 RENJANA 


Selamat datang, lembaran baruku. Apakah aku sudah benar-benar yakin untuk memulai kembali ? meletakkan harapku yang tak berujung ini ? Kepadamu ? 

Heyy, kamu datang darimana ? mengapa kita ditakdirkan bertemu ? apakah kita benar-benar saling menaruh rasa ? Perlu kau tau, Tuhan kita sama bukan ? Kita diciptakan dari Tuhan yang sama bukan ? Laluu ? mengapa kata "agama" itu membuat kita tampak berbeda ? Apakah kita salah ? atau memang takdir sengaja membuat kita bertemu ? 

Jika mengenalmu dan mencintaimu adalah musibah, maka akan kupastikan itulah musibah terindah yang aku rasakan. Mengejarmu memang tak bisa kulakukan. Tapi mengagumimu dengan segala detail kepribadianmu selalu membuatku tenggelam dalam lamunan malam. Aku benar-benar ingin mendekapmu dalam pelukan, tak ingin kubiarkan kau pergi. Jalanan dan bintang-bintang kala itu, telah menjadi saksi selebar itu lengkung senyumku, serta daguku yang ku daratkan di pundak kirimu, malam itu. Berjalan bersamamu tak pernah membosankan, bahkan aku selalu ingin lagi dan lagi. Heran. Sekuat itu daya tarikmu ? Aku sungguh mencintaimu, renjanaku. Angeldeo.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fana - Abadi